Search This Blog

Saturday, November 27, 2010

Beasiswa Kuliah Singkat di Belanda

sumber : okezone.com

JAKARTA
- Pemerintah Belanda melalui program Netherlands Fellowship Programme (NFP) memberikan beasiswa kursus singkat (short course) dalam berbagai bidang studi di beberapa kampus di Negeri Kincir Angin tersebut.

Program-program studi yang bisa kamu ambil di antaranya dari bidang Agrikultur, Kehutanan, dan Perikanan; Arsitektur dan Tata Kota; Administrasi Bisnis dan Manajemen; Pendidikan dan Pelatihan Guru; Teknik; Ilmu Lingkungan; Seni Murni dan Terapan; Hukum; Komunikasi Massa dan Ilmu Informasi; Ilmu Kesehatan dan Kedokteran; Ilmu Alam; Pariwisata dan Jasa; serta Ilmu-Ilmu Sosial.

Para peserta program yang berlangsung antara dua minggu hingga satu tahun ini nantinya akan mendapatkan sertifikat atau gelar diploma. Fasilitas beasiswa meliputi biaya pendidikan, visa, asuransi, dan biaya penelitian.

Jika kamu berminat, kamu bisa mengajukan lamaran beasiswa melalui Nuffic Neso Indonesia. Lamaran bisa kamu ajukan dalam bentuk digital (online) maupun menirimkan berkas lamaran lewat pos. Kamu harus segera bergegas. Sebab, tenggat pengiriman lamaran beasiswa ini adalah 1 Desember 2010.

Informasi selengkapnya bisa kamu temukan di laman http://www.nuffic.nl. (rfa)(rhs)

Cangkang Telur Ternyata Bisa Jadi Pakan Ternak!

sumber : okezone.com


YOGYAKARTA - Selama ini potensi limbah kerabang (cangkang) telur di Indonesia cukup besar. Sayangnya, potensi tersebut hingga saat ini belum dimanfaatkan secara optimal khususnya sebagai pakan unggas dan hanya dimanfaatkan untuk hiasan kerajinan.

Hal ini disebabkan karena sejauh ini limbah tersebut mudah terkontaminasi mikrobia dan kecernaan mineral kalsiumnya yang masih rendah. Disamping itu, keberadaanya dapat menyebabkan pencemaran lingkungan karena sulit didegradasi oleh mikrobia tanah.

Terkait dengan limbah kerabang telur tersebut Prof. Dr. Ir. Tri Yuwanta, SU, DEA, yang juga Dekan Fakultas Peternakan UGM, telah berhasil mengembangkan metode prosesing limbah kerabang telur menjadi pakan sumber mineral ayam petelur.

Metodenya yang dipergunakan dalam prosesing limbah kerabang telur tersebut, diawali dengan perendaman kerabang telur dengan air panas 80ยบ celcius selama 15-30 menit, dibersihkan, lalu dikeringkan. Kemudian direndam lagi menggunakan asam fosfat dengan beberapa konsentrasi, setelah itu dibuat tepung. Setelah jadi tepung, kemudian dicampur dengan bahan baku pakan lain seperti jagung giling, bekatul, bungkil kedelai dan lain-lain.

“Metode prosesing limbah kerabang telur menjadi pakan sumber mineral ayam petelur ini sudah mulai dikembangkan,” papar Ahmad Rois Mansur, mahasiswa Fakultas Peternakan, Program Studi Ilmu dan Industri Peternakan 2007, yang juga terlibat dalam penelitian tersebut, Rabu (3/10/2010).

Pemanfaatan limbah kerabang telur ini imbuh Mansur merupakan salah satu upaya untuk memperkaya nutrien mineral pakan untuk ayam petelur. Kerabang telur menyusun sekitar 10 persen dari total berat telur. Kerabang telur sebagian besar (98,4 persen) terdiri dari bahan kering dan hanya 1,6 persen air. Kerabang telur mengandung 95,1 persen mineral dan 3,3 persen protein.

“Di antara mineral tersebut yang paling banyak adalah kalsium karbonat (98,43 persen), magnesium karbonat (0,84 persen) dan kalsium fosfat sebanyak 0,75 persen,” katanya.

Sebagai gambaran, produksi telur ayam ras nasional pada 2009 sebesar 1.071.398 ton. Jika rata-rata berat telurnya 60 gram maka kerabang telur yang dihasilkan dalam setahun adalah 178.566,33 ton. Berat itu setara dengan 175.762,84 ton kalsium karbonat, 1.499,96 ton magnesium karbonat dan 1.339,25 ton kalsium fosfat.

Dia menegaskan, biaya produksi tepung kerabang telur (untuk 100 kg) diperkirakan sebesar Rp89.000. Jadi, harga pembuatan tepung kerabang telur per kgnya adalah Rp890 sedangkan harga sumber mineral yang juga sering digunakan yaitu tepung kerang berharga Rp2.500 per kg (selisih Rp 1.610).

“Rata-rata konsumsi pakan ayam petelur per hari adalah 100 gram per ekor per hari dengan penggunaan tepung kerabang telur per harinya 3 gram (3 persen dari total pakan), maka biaya produksi per hari yang dapat dihemat adalah sebesar Rp48.300,00 per hari pada populasi ayam 10 ribu ekor atau Rp1,449 juta per bulan,” kata Mansur yang bersama timnya menjadi juara II dalam 2nd SATU Student Business Plan Competition di National Cheng Kung University Taiwan belum lama ini.

Lebih jauh Mansur menguraikan, ayam yang diberi kerabang telur sebagai sumber mineral mampu mencapai produksi 76,2 persen sedangkan dengan suplemen mineral lain sebesar 71,1 persen (selisih 5,1 persen). Sehingga pada peternakan ayam petelur yang memiliki populasi sebesar 10.000 ekor akan menghasilkan telur 510 butir lebih banyak (setara dengan 30,6 kg).

Jika harga 1 kg telur Rp12 ribu maka keuntungan yang bisa diperoleh adalah Rp367,2 ribu per hari atau Rp11,01 juta per bulan. Asumsi rata-rata berat telurnya 60 gram. Sehingga keuntungan total per bulan yang bisa diperoleh baik dari efisiensi pembuatan pakan maupun penjualan telur adalah Rp12,465 juta.

“Semakin besar skala usaha atau semakin banyak populasi ayam maka keuntungan yang diperoleh juga akan semakin banyak. Selain keuntungan finansial yang bisa diperoleh, suplementasi mineral menggunakan tepung kerabang telur juga dapat mendukung program ramah lingkungan,” pungkasnya.(rhs)

Modifikator Indonesia Bikin Motor Bermesin Porsche

sumber : okezone.com


JAKARTA- Pernah membaca berita mengenai keberadaan sepeda motor bermesin mobil? Ya, beberapabuilder Eropa maupun Amerika Serikat (AS) memang telah menerapkan modifikasi model seperti itu.




Namun kini kabar baik datang dari dalam negeri. Modifikator lokal ada yang berusaha menerapkan konsep rombakan sepeda motor meniru beberapa modifikator luar negeri tersebut.

Adalah Lulut Puspo Wibowo modifikator asal Yogyakarta yang berusaha mencangkokkan mesin mobil dalam sebuah rangka sepeda motor.

"Saya bersama tim kini sedang mencoba menerapkan mesin Porsche di motor," ujar pentolan bengkel modifikasi Retro Classic Cycle tersebut ketika ditemui di Jakarta, Selasa (23/11/2010).

Walau masih malu-malu menyebut seperti apa garapan modifikasi terbarunya, Lulut sedikit membocorkan motor bertema sport klasik yang sedang ia bangun itu akan menggunakan mesin Porsche dengan kapasitas silinder paling kecil.

"Kita coba pakai mesin dengan HP paling kecil, tapi bentuknya seperti apa dan konsepnya bagaimana, tunggu saja nanti," kekeh dia.

Meski demikian pria berkacamata itu mengaku kali ini tim dari bengkelnya akan berusaha mendobrak pakem modifikasi di Tanah Air.

"Kita ingin tunjukkan teknologinya. Jadi kita bikin motor yang kalau orang lain lihat pasti heran ini moto apa," jelas Lulut.

Nantinya sambung dia, motor tersebut akan diterbangkan ke kontes modifikasi Mooneyes Hotroad 2011 di Yokohama, Jepang. (uky)

3.392 Jamaah Masuk Madinah, Raudoh Mulai Padat

sumber : okezone.com

MADINAH - Jamaah haji Indonesia gelombang kedua sudah mulai masuk ke Kota Madinah, mulai Jumat dinihari, kemarin. Hingga saat ini sudah terdapat 3.392 jamaah yang tiba di Kota Nabi ini.

Berdasarkan data yang diperoleh dari tim kedatangan dan pemulangan jamaah di Daker Madinah, total jamaah yang masuk mencapai 3.392 jamaah dari sembilan kloter.
Sembilan kloter itu yakni SOC 48, BPN (Balikpapan) 07, MES (Medan) 14, BDJ (Banjarmasin) 07, PDG (Padang) 12, PLM (Palembang) 12, SOC (Solo) 49, UPG (Ujungpandang) 22, JKS (Jawa Barat) 41.

Semua kloter tersebut ditempatkan di wilayah Markaziyah yang memiliki jarak hanya 500 meter paling jauh dari Masjid Nabawi sebagai tempat pelaksanaan arbain para jamaah.

Buntut dari mulai banyaknya jamaah yang datang di Madinah, maka Masjid Nabawi mulai tampak padat. Raudah, sebagai tempat favorit jamaah untuk berdoa sudah mulai disesaki jamaah dari mancanegara. Sejumlah jamaah juga terlihat mulai berjalan kaki ke Nabawi sejak pukul 03.00 dinihari waktu Saudi untuk mendapatkan tempat di Raudah sebelum salat subuh tiba.

Imbauan dari Kadaker Madinah, Subakin Abdul Muthalib supaya jamaah tetap waspada ketika sedang melaksanakan ibadah di Nabawi. Diharapkan jamaah tidak membawa barang-barang berharga dan uang tunai ketika sedang salat. "Sebaiknya barang berharga dan uang tunai disimpan di safety boks yang sudah disediakan hotel," papar Subakin.

(ram)